Rusli Zainal Sang Visioner Mengembalikan jati diri bangsa

Rusli Zainal Sang Visioner Mengembalikan jati diri bangsa

HR Rasuna Said mengembalikan jati diri bangsa

Posted by achik on 2 Nopember 2009

HR Rasuna Said (Hajjah Rangkayo Rasuna Said) seorang orator, pejuang (srikandi) kemerdekaan Indonesia dan mengembalikan jati diri bangsa. Pahlawan nasional Indonesia dilahirkan di Maninjau, Agam, Sumatera Barat, 15 September 1910 dan meninggal di Jakarta, 2 November 1965 dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta. Seorang putri terbaik bangsa yang tidak hanya berjuang untuk persamaan hak antara laki-laki dan perempuan mengembalikan jati diri bangsa. HR Rasuna Said diangkat sebagai Pahlawan Nasional dengan Keputusan Presiden Nomor 084/TK/Tahun 1974 13 Desember 1974. Selain itu, untuk menghormati perjuangannya, namanya diabadikan sebagai salah satu nama jalan protokol di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, termasuk segitiga emas Jakarta. Dia adalah pejuang mengembalikan jati diri bangsa berwawasan luas dan berkemauan keras. Sejak muda berjuang melalui SI sebagai Sekretaris Cabang. Kemudian aktif sebagai anggota Asosiasi Muslim Indonesia (PERMI). Dia adalah seorang orator yang sering mengkritik tajam kekejaman dan ketidakadilan pemerintah Belanda. Dia tak gentar meskipun hasilnya harus ditangkap ditangkap dan dipenjara pada tahun 1932 di Semarang mengembalikan jati diri bangsa.
Ketika pendudukan Jepang, Hajjah Rangkayo Rasuna Said ikut serta sebagai pendiri organisasi pemuda Nippon Raya di Padang. Organisasi ini kemudian dibubarkan oleh Pemerintah Jepang. Read the rest of this entry »

Posted in Tak Berkategori, jati diri bangsa, rusli zainal sang visioner, tips | 1 Comment »

Ir. Soekarno dan mengembalikan jati diri bangsa

Posted by achik on 18 Oktober 2009

mengembalikan jati diri bangsa. “Aku adalah putra seorang ibu Bali dari kasta Brahmana. Ibuku, Idaju, berasal dari kasta tinggi. Singaraja raja terakhir adalah paman ibuku. Bapa di Jawa. Nama lengkapnya adalah Raden Sukemi Sosrodihardjo. Raden dianugerahi gelar kebangsawanan yang berarti, Sir. Dad adalah keturunan Sultan Kediri … Apakah itu kebetulan atau suatu pertanda bahwa aku dilahirkan dalam kelas yang berkuasa, tapi apa pun yang lahir atau takdir, pengabdian kepada kebebasan orang-orang saya bukan keputusan mendadak demi mengembalikan jati diri bangsa. Akulah ahli-selamat. “Ir. Autobiografi Sukarno mengatakan kepada penulis, Cindy Adam.

Putra fajar yang lahir di Blitar, 6 Juni 1901 dari pasangan Raden Soekemi dan Ida Ayu Nyoman Rai, diberi nama, KOESNO. Ir. Sukarno, 44 tahun kemudian, menguak fajar kemerdekaan Indonesia setelah lebih dari tiga setengah abad penindasan kolonial, penjajah asing dan menghancurkan rencana mengembalikan jati diri bangsa. Soekarno hidup jauh dari orang tua mereka di Blitar duduk di bangku sejak sekolah dasar, kos di Surabaya sampai lulus HBS (Hoogere Burger School). Dia tinggal di rumah Haji Oemar Said Tjokroaminoto, politisi kawakan pendiri Syarikat Islam pejuang mengembalikan jati diri bangsa. Membakar jiwa nasionalisme karena sering mendengar diskusi-diskusi politik di rumah induk semang yang kemudian menjadi ayah mertuanya dengan menikahi Siti Oetari (1921).

Soekarno pindah ke Bandung, melanjutkan pendidikan tinggi di THS (Technische Hooge-School), Sekolah Teknik Tinggi yang kemudian menjadi ITB, gelar insinyur, 25 Mei 1926. Selama kuliah di Bandung, Sukarno, untuk menemukan pasangan lain, menikah dengan Inggit Ganarsih (1923).

Soekarno muda, lebih akrab dipanggil Bung Karno mendirikan PNI (Partai Nasional Indonesia), 4 Juni 1927. Tujuannya, untuk mendirikan negara Indonesia merdeka. Akibatnya, Bung Karno ditangkap, diadili dan dijatuhi hukuman penjara oleh pemerintah Hindia Belanda. Dia dijeboloskan ke penjara Sukamiskin, Bandung, 29 Desember 1949. Dalam pertahanan dalam pidato berjudul, Sue Indonesia, Bung Karno berapi-api membeberkan kebobrokan penjajah Belanda dan memperjuangkan program mengembalikan jati diri bangsa.

Bebas pada 1931, maka Bung Karno memimpin Partindo. Pada tahun 1933, Belanda merebut kembali kepadanya, diasingkan ke Ende, Flores. Dari Ende, dibuang ke Bengkulu selama empat tahun. Di sanalah ia menikah Fatwamati (1943) yang memberinya lima anak; Guntur Soekarnoputra, Megawati Sukarnoputri, Rahmawati, dan Sukmawati Soekarnoputri Thunder.

Soekarno adalah seorang cendekiawan yang meninggalkan ratusan esai dan beberapa drama yang mungkin hanya pernah dipentaskan di Ende, Flores. Kumpulan tulisan-tulisannya telah diterbitkan dengan judul Dibawah Bendera Revolusi dan mengembalikan jati diri bangsa, dua jilid. Dari buku tebal sekitar 630 halaman, tulisan pertamanya (1926), berjudul, nasionalisme, Islamisme, dan Marxisme, yang paling menarik untuk memahami gelora muda Bung Karno.

Pada tahun 1942, pasukan pendudukan Belanda di Jepang menyerah ke Indonesia. Penindasan yang dilakukan tentara pendudukan selama tiga tahun jauh lebih kejam. Pada saat yang sama, Jepang sendiri sudah mengimingi kemerdekaan bagi Indonesia.Penyerahan diri Jepang setelah dua kota utamanya, Nagasaki dan Hiroshima, dibom atom oleh Sekutu, tanggal 6 Agustus 1945, membuka cakrawala baru bagi para pejuang Indonesia. Mereka, tidak perlu menunggu, namun memenangkan kemerdekaan dari Jepang.
Setelah persiapan yang panjang, yang dipimpin oleh Ir. Drs Sukarno dan Muhammad Hatta, mereka memproklamirkan kemerdekaan Indonesia demi mengembalikan jati diri bangsa, pada tanggal 17 Agustus 1945, di Jalan Pegangsaan Timur No. 52 (sekarang Jl. Proklamasi), Jakarta

Posted in jati diri bangsa | 1 Comment »

faktor kesuksesan dalam belajar

Posted by achik on 16 Oktober 2009

Lingkungan Sekitar

Walaupun tentu saja kecerdasan anak sendiri sangat mempengaruhi kesuksesan dalam belajar, namun karena hal tersebut adanya di dalam dan bukan faktor luar maka hal itu tidak disertakan dalam faktor lingkungan sekitar.

Tentu saja peran orang tua dan guru sangat penting dalam pendidikan anak atau murid-muridnya, tetapi pertanyaannya adalah bagaimana mengembangkan sikap yang independen dan kreatif dalam proses belajar dan bukan hasil instan yang hanya berhasil bila ada pengawasan dari orang tua atau guru.

Dan satu faktor yang perlu diperhatikan adalah pergaulan dengan teman seperti dikatakan oleh Ralph Waldo Emerson dengan baik, “Saya membayar kepala sekolah tetapi anak-anak sekolah lah yang mendidik anak laki-laki saya”.

Sarana Belajar

Buku-buku yang berkualitas di rumah, di perpustakaan sekolah, turut berperan dalam perkembangan belajar anak terutama dalam pengembangan minat membaca anak-anak.

Satu hal yang cukup penting dalam proses belajar pada era teknologi ini adalah komputer dan koneksi internet. Begitu banyak informasi berkualitas yang gratis yang tersedia di internet yang dapat dimanfaatkan dalam perkembangan belajar anak.

Cara Belajar

Satu ungkapan terkenal dari Bill Gates, pendiri Microsoft adalah “You do it bit by bit”. Dia mengungkapkan itu untuk menjelaskan proses pembuatan program komputer. Pembuatan program adalah proses yang memakan waktu yang panjang yang tidak bisa dilakukan seketika yang memerlukan energi besar dan pikiran yang mendalam untuk menyelesaikannya. Ungkapan itu bisa juga diterapkan dalam proses belajar. Pada umumnya murid-murid masih terbiasa dengan belajar pada saat-saat akhir, sehari sebelum ulangan. Tidak mengherankan bila prestasi belajarnya juga tidak terlalu baik.

Salah satu teknik membaca yang perlu diketahui adalah teknik membaca cepat. Dengan teknik ini kita diajarkan untuk membaca indek, daftar isi, judul dan sub judul dan membaca isinya secara cepat dengan hanya menggunakan mata dan jangan menggunakan bibir, dan membaca pertanyaan-pertanyaannya. Dalam waktu yang singkat, kita diharapkan telah mengetahui secara umum apa yang dibahas dalam buku tersebut. Apa yang diajarkan teknik itu adalah agar kita segera mengetahui isi keseluruhan buku secara umum sehingga bila memerlukan untuk membacanya di lain waktu, kita telah mengetahui di buku mana dan bagian mana kita bisa membacanya kembali. Jadi jangan salah menilai bahwa setelah membaca cepat selesailah tugas kita membaca buku yang dimaksud.

sumber: http://www.bocsoft.net/Indonesia/info/su…

Artikel yang direkomendasikan

Posted in Tak Berkategori | Tagged: | 1 Comment »

Rusli zainal sang visioner mengembalikan jati diri bangsa

Posted by achik on 29 Agustus 2009

Rusli zainal sang visioner saat ini sedang berusaha memperbaiki bangsa indonesia dan berjuang untuk membangun kembali bangsa indonesia yang sdang hancur binasa karena ulah para teroris, mungkin visi dan misi beliau rusli zainal sang visioner bisa di sebut sebagai rusli zainal sang visioner mengembalikan jati diri bangsa. Semoga harapan beliau untuk mengembalikan jati diri bangsa ini bisa terkabul.

Saat ini kita ketahui bahwa indonesia membutuhkan seorang pemimpin yang handal yang mampu memimpin bangsa ini menuju bangsa yang mandiri, sangat berat memang kalau meilhat bangsa ini tercabik-cabik begitu saja oleh perbuatan manusia yang tidak bertanggung jawab. maka dari itu sudah saatnya kita sebagai bangsa indonesia bangkit dan berjuang membasmi musuh-musuh negara yang biadab dan tidak berperilaku kemanusiaan ini. Read the rest of this entry »

Posted in rusli zainal sang visioner | Tagged: | No Comments »

rusli zainal sang visioner

Posted by achik on 24 Agustus 2009

tidak gampang memang menjadi seorang visioner, karena visioner sendiri mempunyai makna yang sangat mendalam, namun ini tidak berlaku bagi seorang visioner dari riau yang ini, yaitu rusli zainal sang visioner, rusli zainal dijuluki sebagai visioner oleh masyarakat secara sendirinya tanpa harus diminta. Hal ini membuktikan bahwa beliau memang seorang visioner sejati yang mempunyai visi dan misi mulia untuk rakyat riau. banyak kalangan menilai beliau lah orang satu-satunya yang berhak dan pantas menyandang sebagai orang nomor satu di wilayah riau, berdasarkan prestasi dan kemampuan kepemimpinan yang beliau miliki. untuk periode 5 tahun mendatang beliau akan memimpin rakyat riau, menjadi gubernur wilayah tersebut, semoga rakyat riau bisa tambah makmur dan sejahtera dibawah kepemimpinan rusli zainal sang visioner

2pqng935jv

Posted in rusli zainal sang visioner | No Comments »

Mengembalikan jati diri bangsa tugas setiap orang

Posted by achik on 5 Agustus 2009

Mengembalikan jati diri bangsa adalah tugas dari setiap orang, baik itu individu ataupun kelompok kepentingan, dan yang paling utama adalah pemerintah. Bila semuanya dapat bahu membahu dan saling bekerja sama, maka jati diri bangsa yang diidam-idamkan akan terwujud. Bila kita bukan salah satu bagian dari suatu kelompok kepentingan ataupun instansi pemerintah, maka bukan halangan bagi kita untuk memulai usaha untuk mengembalikan jati diri bangsa muali dari sendiri.

Menurut Wapres Indonesia terpilih Boediono, setidaknya ada empat konsensus utama yang dapat membentuk jati diri bangsa. Keempat hal itu adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar ’45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Berdasarkan keempat hal itulah sikap bangsa Indonesia terbentuk, dalam memandang bangsa sendiri, bangsa yang lain, dan juga di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Bila keempat konsensus itu dapat dijalankan dan diamalkan, maka semua elemen masyarakat Indonesia dapat mengembalikan jati diri bangsa. Berdasarkan keempat konsensus itulah bangsa dipersatukan dalam ke-Bhinnekaan Tunggal Ika, yaitu masyarakat yang berbeda dan beragam dalam kebudayaan dan adat istiadat, akan tetapi bersatu dalam suatu negara dan bangsa dengan asas-asas negara yang telah ditentukan.

Bila kita, bangsa Indonesia ingin merealisasikan seluruh keempat konsensus tersebut, demi mengembalikan jati diri bangsa dan membentuk identitas nasional, maka mulailah dari diri kita sendiri terlebih dahulu. Apakah kita sudah benar-benar mengerti makna Pancasila, UUD 45, bentuk dan sistem negara kita, dan juga meresapi betul makna dari Bhinneka Tunggal Ika? Pemerintah pun harus membuat kebijakan-kebijakan yang mendukung keempat hal ini.

Mengembalikan jati diri bangsa juga bukan dengan cara kekerasan dan pemaksaan kehendak, sebaliknya hal itu harus dilakukan dengan cara memperkuat rasa keadilan bagi seluruh masyarakat serta memperkuat rasa kebanggaan rakyat, dan juga yang terpenting adalah meningkatkan kemakmuran masyarakat.

Dan buat yang lagi kontes rusli zainal sang visioner, jangan menyerah dan terus berjuang.

Jangan lupa sekalian kenali dan kunjungi objek wisata di pandeglang

Posted in jati diri bangsa | Tagged: | 7 Comments »

Rusli Zainal Sang Visioner

Posted by achik on 4 Agustus 2009

Rusli Zainal Sang Visioner sudah pasti tidak asing lagi di telinga kita, beliau adalah gubernur propinsi riau yang penuh dengan karismatik dan wibawa. Beliau merupakan seorang pemimpin yang penuh dengan keramah tamahan dan berjiwa sosial yang sangat tinggi. Nama beliau melejit karena segudang prestasinya. Sebuah misi kedepan sebagai seorang gubernur nomor wahid di riau, ingin menajdikan propinsi riau sebagai propinsi maju dan makmur.

Sosok gubernur riau yang dijuluki sebagai rusli zainal sang visioner ini sudah tidak asing lagi di bumu lancah kuning, beliau mulai bersinar tatkala seluruh bupati riau mendaulatnya sebagai wakil mereka di Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD). pada masa jabatannya yang kedua, beliau mempunyai ambisi yang sangat tinggi untuk membangun propinsi riau, karena visi dan misi ke depan inilah mengapa beliau dijuluki dengan rusli zainal sang visioner.

besar harapan yang ditaruh oleh masyarakat riau kepada beliau sang visioner, kepercayaan masyarakat untuk memberikan jabatan terteinggi sebagai gubernur riau tidak sembarangan, karena prestasi dan misi serta visi yang jelaslah yang mampu membuat rakyat riau percaya kepada beliau untuk memimpin propinsi raiau untuk kedua kalinya. Sosok yang tidak diragukan lagi jiwa kepemimpinan dan jiwa kerakyatannya.

Sebagai rasa syukur yang ingin dibaginya dengan rakyat indonesia atas terpilihnya beliau untuk kedua kalinya, maka beliau mengadakan kontes seo dengan kata kunci rusli zainal sang visioner. Sebuah hal yang patut kita syukuri, dimana jarang dari para pemimpin yang seperti beliau mau berbagi rejeki dengan kita semua. Hanya satu ucapan yang patut disampaikan pada beliau, “Semoga Sukses dan Semoga Riau menjadi Propinsi yang Maju”

Posted in rusli zainal sang visioner | Tagged: | 5 Comments »